Keanggotaan

Prosedur Perpanjangan IAR dan KTA
Prosedur Perpanjangan IAR dan KTA
Referensi
Jadi Anggota Baru ORARI orari.or.id/index.php/joint-renew-anggota-orari
Perpanjangan IAR dan KTA orari.or.id/index.php/2019/12/05/prosedur-perpanjangan-keanggotaan-orari-dan-izin-amatir-radio/
Prosedur Perpanjangan IAR dan KTA
Panduan Sinkronisasi IAR orari.or.id/index.php/panduan-sinkronisasi-data-iar-dan-permohonan-iar-dengan-skar
IAR merupakan Ijin Amatir Radio
yang diterbitkan Pemerintah
Tata Cara Pembayaran UNAR dan IAR orari.or.id/index.php/tata-cara-pembayaran-unar-iar
Pendaftaran eLICENSE (Ijin Amatir Radio) Baru
  1. Membuat akun di web SDPPI. Pastikan menggunakan email yang sering dicek/dibuka.
  2. Setelah melengkapi (isian foto, nama, KTP, dll) pilih jadwal Ujian Nasional Amatir Radio (UNAR). Ikuti petunjuk, termasuk melakukan pembayaran di virtual account yang sudah terbuat.
  3. Cetak kartu ujian yang berbentuk PDF, bawa ke tempat ujian.
  4. FAQ Pembuatan akun dan UNAR bisa klik disini.

  5. Kelulusan Ujian akan diberitahukan melalui email yang digunakan mendaftar UNAR di web SDPPI.
  6. Jika lulus, IAR bisa didownload di website SDPPI.
  7. Sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 17 tahun 2018, dalam 30 hari setelah kelulusan diwajibkan mendaftar ke organisasi masing-masing, dalam hal ini ORARI.
Pendaftaran Anggota Baru ORARI
  1. Sesui Petunjuk di website ORARI, Anggota melakukan installasi aplikasi keanggotaan di perangkat selular Android.
  2. Di dalam aplikasi tersebut, anggota baru login pertama kali menggunakan callsign dan nomor IAR. Selanjutnya, isi formulir data anggota di dalam aplikasi tersebut.
  3. Panduan lengkap aplikasi bisa download di sini.

Untuk Anggota Lama yang belum menggunakan aplikasi, berikut ini panduan Sinkronisasi dari YC8AO.

Video tutorial ini dibuat untuk memudahkan rekan amatir yang belum melakukan sinkronisasi agar mereka dapat mengupdate sendiri data IAR pada website SDPPI melalui tiga tahapan yang ditunjukkan dalam video ini. Sebagai catatan, video ini khusus untuk amatir yang sudah lama melakukan perpanjangan IAR secara manual (eksisting) untuk selanjutnya berupaya memperoleh IAR elektronik melalui proses sinkronisasi.